Ketua DWP Dindikbud Provinsi Banten Ajak Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan
Sumber Gambar :Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Ny. Wiwi Tabrani mengajak seluruh Istri Aparatur Sipil Negara Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan pencegahan dan penanganan kekerasan anak pada satuan pendidikan.
"Dengan melakukan pencegahan dan penanganan diharapkan kekerasan pada satuan pendidikan bisa berkurang atau idealnya bisa dihillangkan,"kata Ny. Wiwi Tabrani dalam sambutan kegiatan Webinar Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Anak Pada Satuan Pendidikan yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (27/082024).
"Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi kemasyarakatan harus ambil bagian dalam mencegah kekerasan di satuan pendidikan," ucapnya.
Selain itu, Ny. Wiwi menegaskan tugas pencegahan kekerasan di satuan pendidikan juga bagian dari peran orang tua.
"Gaung pencegahan kekerasan di satuan pendidikan bukan saja menjadi tugas sekolah atau guru, melainkan juga tugas orang tua untuk mendidik anak dari perbuatan yang tidak baik," tambahnya.
Selanjutnya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Lukman mengatakan akan terus berupaya melakukan penanganan dan pencegahan kekerasan di satuan pendidikan.
"Melakukan sosialisasi, himbauan, pembinaan dan pengawasan kepada sekolah-sekolah untuk menjaga anak didiknya terhindar dari perilaku kekerasan," ujarnya.
Lanjut, Lukman mengatakan jika terdapat kasus kekerasan pihkanya selalu berkoordinasi dengan instansi yang berkaitan.
"Berkaitan dengan yang ada, kita selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait diantaranya, Komisi Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB), Dinas Sosial dan Kepolisian jika berkaitan dengan penanganan anak dibawah umur," ucapnya
Lukman juga berharapa semua elemen masyarakat tergerak untuk melakukan upaya pencegahan.
"Saya berharap agar orang tua, praktisi, akademisi dan elemen masyarakat lainnya mampu memberikan pembinaan, pendidikan dan pelayanan kepada anak-anak agar bisa terhindar dari perilaku kekerasan.
Sebagai informasi, kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring serta diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten/Kota se Provinsi Banten, Dharma Wanita Persatuan Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, Guru SMA/SMK se Provinsi Banten dan Siswa/Siswi SMA/SMK se Provinsi Banten.