Bangun Keluarga Tangguh, DWP Banten Ajak Perempuan Perkuat Peran dalam Keluarga
Sumber Gambar :Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten menggelar seminar bertema “Peran Istri sebagai Pilar Ketahanan Keluarga: Mewujudkan Keluarga yang Tangguh, Bersahaja dan Berkarakter dalam Menjaga Generasi Bangsa” di Pendopo Kantor Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (4/11/2026).
Seminar menghadirkan praktisi neuroparenting, dr. Aisyah Dahlan, CM., NLP., CCHt., CI., dan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri atas unsur pimpinan daerah, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, pengurus DWP, TP PKK, BKOW, serta undangan lainnya.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mengapresiasi penyelenggaraan seminar. Menurutnya, edukasi mengenai dinamika kehidupan rumah tangga penting untuk membangun komunikasi dan saling memahami antara suami dan istri.
“Ini bagus, karena dalam kehidupan rumah tangga biasanya ada konflik, permasalahan, dan persoalan. Melalui materi yang disampaikan Dokter Aisyah Dahlan, kita menjadi paham bahwa perempuan itu banyak bicara, sedangkan laki-laki kurang bicara,” ungkap Wagub Dimyati.
Ia menjelaskan, perbedaan karakter dan pola komunikasi antara suami dan istri perlu dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berujung pada konflik rumah tangga. Persoalan dalam keluarga juga dapat berdampak terhadap hubungan antaranggota keluarga, pekerjaan, hingga kesehatan.
“Pengisi acara seperti ini mendidik para istri, termasuk para suami, untuk betul-betul saling memahami satu sama lain. Dengan hadirnya Dokter Aisyah Dahlan, diharapkan tumbuh ketenangan dan kebahagiaan dalam keluarga,” katanya.
Sementara itu, Penasihat DWP Provinsi Banten, Ny. Tinawati Andra Soni, menyampaikan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat dan generasi bangsa yang kuat. Karena itu, ketahanan keluarga perlu dibangun melalui komunikasi yang baik, penanaman nilai-nilai positif, serta kerja sama seluruh anggota keluarga.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam melindungi anak-anak dan remaja dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, pencegahan perlu dimulai dari lingkungan keluarga melalui perhatian, pengawasan yang bijaksana, komunikasi terbuka, serta keteladanan orang tua.
Tinawati berharap seminar tersebut dapat memberikan wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi para peserta untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan antusias, menyerap ilmu yang disampaikan, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dalam laporannya, Ketua DWP Provinsi Banten, Ny. Mirra Deden Apriandhi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja DWP Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 sekaligus rangkaian peringatan HUT ke-27 DWP Tahun 2026.
Seminar ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas istri ASN dalam menjalankan peran strategisnya sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga, sehingga terwujud keluarga yang tangguh, bersahaja, berkarakter, dan mampu menjaga kualitas generasi bangsa.
Melalui seminar ini, DWP Provinsi Banten berharap para peserta semakin memahami pentingnya komunikasi, kerja sama, dan keteladanan dalam keluarga. Dengan keluarga yang kuat dan harmonis, diharapkan dapat tumbuh generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berkarakter.