DWP Provinsi Banten Dorong Anggota Mandiri dan Berdaya melalui Pelatihan Kewirausahaan Eclair
Sumber Gambar :Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten menggelar Pelatihan Kewirausahaan “Kreasi Dessert Kekinian: Eclair dan Variasinya” di Ruang Aula Lantai 2 DP3AKKB Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Ekonomi DWP Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan jiwa kewirausahaan anggota DWP melalui pengolahan produk kuliner yang memiliki nilai jual dan daya saing.
Pelatihan diikuti oleh 32 perwakilan anggota DWP unsur pelaksana di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, serta pengurus DWP Provinsi Banten.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Ketua DWP Provinsi Banten, Ny. Mirra Deden Apriandhi. Turut hadir Kepala DP3AKKB Provinsi Banten Drs. Iwan Ardiansyah Sentono, A.P., Sekretaris DP3AKKB Provinsi Banten Ir. Erminiwati, M.Si., Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Endang Purwatiningsih, S.Pd., M.Pd., narasumber Victor Nurtjahja dari Horison Ultima Ratu Serang, serta pengurus dan perwakilan anggota DWP.
Dalam sambutannya, Ny. Mirra Deden Apriandhi menyampaikan bahwa usaha kuliner menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan dari rumah. Melalui pelatihan ini, anggota DWP tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mendapatkan ilmu yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk keluarga maupun anak-anak.
Menurut Ny. Mirra, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan seperti ini dapat dikembangkan dari rumah tanpa harus meninggalkan keluarga. Dengan demikian, anggota DWP tetap dapat menjalankan perannya di dalam keluarga sekaligus mengembangkan potensi ekonomi secara kreatif.
“Ilmu yang kita dapat hari ini bisa langsung diterapkan di keluarga kita sendiri dan anak-anak, dari rumah tanpa harus meninggalkan rumah,” ujar Ny. Mirra Deden Apriandhi.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan media sosial juga membuka peluang yang semakin luas bagi anggota DWP untuk mengembangkan dan memasarkan produk rumahan.
“Dengan kecanggihan media sosial, kita bisa berjualan dan mempromosikan produk tanpa harus meninggalkan keluarga,” tambahnya.
Selain pelatihan eclair, DWP Provinsi Banten juga merencanakan pelatihan barista dan pembuatan kopi rumahan sebagai bagian dari pengembangan keterampilan kewirausahaan anggota. Rencana tersebut diharapkan dapat semakin memperluas pilihan keterampilan dan peluang usaha yang dapat dikembangkan dari rumah.
Menurutnya, pelatihan kewirausahaan tidak hanya bertujuan menghasilkan produk, tetapi juga membuka wawasan anggota agar mampu melihat berbagai peluang usaha yang dapat dilakukan secara fleksibel dan sesuai dengan kondisi masing-masing.
Salah satu produk yang menjadi fokus pelatihan adalah eclair, kue berbahan dasar sus yang dapat dikreasikan dengan berbagai varian. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari teknik pengolahan sekaligus mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan dessert yang menarik dan memiliki potensi untuk dipasarkan.
Ketua DWP Provinsi Banten juga mengajak peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya, dan bersemangat dalam praktik. Ia berharap dari kegiatan tersebut dapat lahir pelaku usaha baru dari kalangan anggota DWP yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
Sementara itu, berdasarkan laporan Ketua Penyelenggara, Ny. Ari Suska, kegiatan ini secara khusus diarahkan untuk meningkatkan kemampuan anggota DWP dalam mengolah dessert kekinian, khususnya eclair, sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas, memiliki nilai jual, dan berdaya saing di pasaran.
Melalui pelatihan kewirausahaan ini, DWP Provinsi Banten terus mendorong pengembangan potensi anggota, khususnya di bidang ekonomi, agar keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan memberikan manfaat bagi keluarga.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan anggota DWP yang kreatif, mandiri, dan berdaya secara ekonomi, sejalan dengan semangat “DWP Sehat Berdaya.”